Monday, September 16, 2013

The Theory of Love

Hey everyoneeeeee!!! Wazzaaaaaa
How's you all doin'? I hope all of you in a good condition.
What time is it? Haha, it's midnight and you should be sleeping by now, Res...but turns out i can't sleep so here i am, blogging after almost a month i haven't said any words.

Ugh.
Senior Year is driving me insane! It's killing me slowly inside, these! These steps to graduate, to collage, to future and to everythinggggg
Semua kegiatan bener bener menguras tenaga dan mostly waktu gue. Seminggu penuh pulang sore, dan kalo gue pulang lebih awal,segunung tugas menanti. Belum lagi stress and over-thinking about choosing the right national university and bla bla bla...
Gue gak ngerasain ini waktu kelas 11. Hidup gue bahagia tanpa ada bayangan deadline PR dan tugas yang menghantui. Kelas 11 mungkin adalah masa-masa terindah gue di SMA dan masa-masa gue suka sama.... ah sudahlah,

Tapi mungkin, itu juga kesalahan gue. Terlalu terlena dan terbuai dengan bebasnya peran sebagai pelajar dan asyik main kesana-kesini, asyik sibuk dengan laptop kesayangan dan menyelesaikan novel yang sampe sekarang masih gue sembunyiin dan gak ada orang yang tau.
Namun sekarang, berhubung gue gak bisa tidur padahal besok adalah hari Senin, hari yang laknat menurut gue dan hari yang semakin dekat menjelang UN and stuffs, jadi gue putuskan untuk nulis sesuatu aja disini!
(Plis Res, itu gak ada hubungannya!)

So here we go... "The Theory of Love"
Apa sih itu?


Jadi ya seperti biasa, blog gue kan kebanyakan isinya mengenai "those stupids romance stories or feelings that i have" dan belakangan ini gue kepengen banget ngepost tentang hal ini. 

Maybe because i'm falling in love right now...

Kalian tahu kan teori "cinta pada pandangan pertama" atau "love at the first sight"? Kira-kira pernyataan itu sama gak sih dengan "Dari mata turun ke hati"? I'm not sure yet...
Anyway, ya gue tahu. 
There's no LOVE at the first sight, there's only LUST.
Apa yang kalian rasakan terhadap seseorang pada saat pertama kali bertemu itu bukan cinta tapi nafsu, atau bisa aja hanya rasa sekedar suka atau kagum.

There's an obvious difference between what love is and like or adore is. Well, at least for me.

Gue gak akan membahas itu, cinta pada pandangan pertama atau lebih tepatnya nafsu diri pada pandangan pertama. Gue akan mencoba mencari pembahasan dibalik teori itu sendiri.

And with that i call it, my own theory...of love.

Menurut gue,
Cinta itu datang satu kali dan dalam takaran perasaan yang sama, kuantitas pertemuan kita dengan satu orang spesial tersebut lah yang makin lama membuat cinta itu lebih dalam dan terasa. 

Gak heran kan kenapa banyak orang yang jatuh cinta sama sahabatnya? Atau teman kelasnya? Atau rekan kerjanya? Ya, karena kuantitas pertemuan itu tadi. 
Kalian gak bisa bilang itu cinta pada pandangan pertama, and i swear to God i hate people who says that and i hate people who believe in that! 

Do you have any good reasons why you say those words or why you believe in that theory? Well, explain to me. All i know is love takes time.
Everything takes time to falling into place.

So calm down! Don't rush your love, if it's meant for you then it will find its way to you.
Well, that's what the movies say, haha. 

So that's my theory of love!
My point is, get to know your special someone first is better than you right away claim that you love him/her.

Much love,
R.A

0 comments:

Post a Comment

 

Blog Template by BloggerCandy.com