Monday, September 22, 2014

My Story of OMB '14 Batch Proklamasi

 Hey everyone! How are you? I hope everything's fine.
Wazzaaaaa! I'm right here now!
Y'all missed me? 

Dan, blog ini ternyata sudah mulai berdebu. *hufffft* *meniup debu yang menempel di sekitaran blog*

Well, as i promised you guys i will write about my student orientation on this post. Actually, my orientation has passed about a month ago and i'm sorry that i only have time (and good connection of wifi) right now.
Dan sekarang gue nulis postingan ini di dalam kamar asrama gue, dengan fasilitas wifi yang kebetulan tepat berada di depan pintu kamar asrama gue. Ha!

Nah, mari kita mulai bercerita sekarang.
So guys, as we knew gue mulai pindahan ke asrama sejak tanggal 6 Agustus 2014. Dan mulai dari hari itu juga, gue mulai hidup sendiri jauh dari orang tua. This is my first time, i've never been away from my parents before. So it's exciting but frustrating at the same time. Sebenernya ini gak terlalu penting sih, yang gue janjikan ke kalian kan all about my orientation... so hmm okay.

The new student orientation, batch of proclamation (my batch) was held on 11 until 13 August 2014.
And the story begin.

Hari minggu 10 Agustus 2014, h-1 sebelum OMB gue dan dua orang temen sekamar asrama gue udah mempersiapkan tubuh kita agar kuat menghadapi 3 hari kedepan yang melelahkan. Ya, desas-desus tentang bagaimana ospek di Universitas Telkom sudah sampai di telinga maba dan mibanya.
Kita sengaja untuk tidur gak terlalu larut, karena besok jam 3 pagi kita harus udah bangun.

Skip, langsung ke hari pertama ospek.
Jam 3 atau mungkin setengah 4 (gue lupa) gue dan temen satu kamar udah bangun dan bergantian pake kamar mandi untuk cuci muka (ya keles mau mandi jam segitu, beku yang ada). And blablabla, we were already on our uniform and ready to go. We left our dorm at around 4 a.m in the morning then we walked through the dark, no lights or phone or anything until we reach the mosque.
FYI, jarak dari kawasan asrama ke mesjid itu bak dari ujung ke ujung.
Setelah sampai di mesjid, kita para kaum hawa digiring untuk ke lantai dua atau di halaman masjid. Berhubung saat itu gue sedang berhalangan, gue pun bergerak menuju halaman masjid. Halaman masjid. Diluar. Jam 4 pagi.
Gue inget guru geografi kelas 10 gue pernah bilang, bahwa suhu udara di bumi mencapai titik rendah adalah sekitar pukul setengah 4 pagi. Kebayang dinginnya daerah Bandung saat itu gimana? Nah!

Sambil nunggu peserta OMB yang lain, gue sibuk gosok gosok tangan sambil ditiup-tiup. Apapun asal bikin gue gak menggigil kedinginan. 
Kita percepat anggaplah adzan shubuh sudah berkumandang, sholat pun segera dimulai. And you know what, imam nya itu baca al-fatihah nya sebulan, surat pendeknya 3 bulan, takhiyat nya 1 semester!
Yeah right i know, emang lebay tapi intinya kalian nangkep maksud gue kan?
He led the pray very slow. Mungkin teman-teman yang lain ada yang sampe ketiduran saat mereka sujud. Who knows, kan?

Setelah sholat shubuh dilanjutkan dengan binroh (bimbingan rohani), ya ceramah ceramah gitulah. But guys, i know i'm not a very religious person so when the ustadz started to speak i slowly leaned in and closed my eyes... sampai akhirnya seorang kakak rohis nepuk punggung gue.
"De, jangan tidur! Dengerin ceramahnya terus dibuat resume." ujar kakak berkerudung merah.
There went an awkward moment.
Karena gue udah malu parah dan ga bisa berbuat apa-apa, akhirnya mata dipaksa melek-diganjel pake tusuk gigi, pensil, gunting apapun biar gue ga ditepuk kakak itu lagi ataupun yang lainnya.
Binroh pun berlangsung selama kurang lebih satu jam. Sekitar mungkin jam setengah 6 atau jam 6 pagi peserta OMB mulai digiring menuju lahan parkir para petinggi kampus lalu kita menikmati sarapan pagi secara bersama.
Yes, enjoy the breakfast. Do you wanna know how the actual situation in our breakfast was? I'll tell you.

Pertama, kita semua disuruh baris rapi, lurus, perhatiin kanan kiri kita. Pokoknya sampe bener bener barisannya rapi dan teratur baru kita dibolehin makan.
Setelah barisan dirasa cukup rapi oleh abang dan kakak BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) barulah kita disuruh duduk dan saling berhadapan dengan siapa pun yang ada di depan kita, mau itu cowo dengan cowo, cewe dengan cewe, atau bahkan cowo dengan cewe semuanya itu sama aja.
(If you guys aren't understand yet, i will put the picture later on)

So for breakfast we ate rice box, and we only have 5 minutes to eat. Repeat, 5 MINUTES TO EAT.
Kita hanya dikasih waktu 5 menit untuk makan... makan dibawah teriakan abang dan kakak BEM.

"MAKANNYA HARUS HABIS!" "MAKAN HARUS PAKE TANGAN, GAK BOLEH PAKE SENDOK!" "NASI HARUS HABIS, SAYA MAU TIDAK ADA MAKANAN YANG TERBUANG!" "DORONG PAKE AIR!" "KERUPUKNYA JUGA DIMAKAN!!"

Call me crazy or even insane, but i sometimes still remember all the words they yelled to me.
Let's just say, we've already passed that five mins of hell.

After breakfast, we were all being told-or being yelled to go to yard of GSG (Gedung Serba Guna). Dan ketika kita tiba di lapangan tersebut, inilah yang terjadi.

 Orientasi Mahasiswa Baru OMB 2014 (Batch Proklamasi)
Seluruh peserta OMB Batch Proklamasi dikumpulkan di lapangan, dikala sinar matahari pagi mulai menaik. Diawasi oleh para Tentara Indonesia selagi mendengarkan bapak ini berbicara di depan kami.



q

Halo bapak! 
Tel-U! YA, INI SAYA!

Disitu kita dibagi kedalam 3 kompi (A, B, dan C) yang masing-masing terbagi lagi menjadi 10 pleton. Dan gue masuk kedalam kompi C.
Setelah selesai pembagian kurang lebih 2000 maba/miba kedalam kompi kompi tersebut, acara berikutnya adalah upacara pembukaan OMB. (as long as i remember)
Selama upacara, di setiap menitnya selalu ada peserta yang keluar barisan. Ada yang karena gak kuat kepanasan, ada yang ngerasa mual karena abis makan tadi, ada yang tiba-tiba langsung pingsan dan lain-lain lah ya. Sebenernya kalo gue mau berpura-pura sakit, sok sok pusing, muka dibikin pucat pasi, terengah-engah memanggil kakak mentor, gue pun bisa.
But you know that one thing call curiousity?
Walaupun gue bisa tapi gue gak mau. Rasa ingin tahu gue dengan apa yang akan terjadi selanjutnya membuat gue menurutkan niat itu.

Aaandd, alaupun Telkom University terletak di wilayah Bandung, Jabar tapi siapa bilang disini udaranya sejuk?
Ha-ha, big mistake. The weather in here is so damn hot. DAMN HOT!
Tapi bukan berarti gitu juga sih, siapa tau pihak Tel-U udah sewa pawang hujan dalam rangka ospek ini? 
#okesip #plak #digampar

Sekitar 15 sampai 20 menit kemudian upacara atau apalah itu namanya, selesai. Para peserta pun dikelompokkan menurut kompinya masing masing. Kemudian kita digiring untuk pergi ke tempat yang telah ditentukan. Kompi A ke gedung TUCH (Telkom University Convention Hall), B tetap stay di lapangan GSG dan C ke lapangan Fakultas Komunikasi dan Bisnis (my faculty, yeay!)
Dan buat kalian yang masuk ke dalam kompi A... BITCH, YOU WERE SO DAMN LUCKY! YOU GOT TO BE INSIDE OF THAT DAMN BUILDING!!!!
Karena acara berikutnya adalah menyaksikan 17 gerakan dan posisi dalam PBB sekaligus mempraktikannya. Singkatnya sih dijemur lagi.

Sebelum diperlihatkan dan dilatih gerakan PBB, kompi-kompi dibagi lagi kedalam 10 pleton. Dibagi secara random karena anggota direkrut dari barisan saat ia tiba lapangan FKB.
Daaaaaan, gue seneng banget bisa menjadi anggota kompi 6 pleton C. Kenapa?
Karena abang dan kakak mentornya super duper asli baiiiiiiiik banget!
Well, i'm sorry... no offense, mentor mentor pleton yang lain itu yah lumayan galak lah. I think they like yelling so much, every minute teriakan mereka itu selalu bersautan.
AND IT WAS SO FRUSTRATING! Udah panas, dijemur, tadi pagi gue gak mandi..... lengkap kan?
Tapi ya, apapun itu dinikmati aja. Semua ini kan nantinya akan jadi pengalaman yang bisa ditambahkan dalam buku kehidupan kita.

Nah, setelah dibagi menjadi 10 pleton kemudian para mentor mencari lahan kosong untuk pletonnya masing-masing. Dan mentor gue memilih tempat dipinggir deket taman kecil gitulah. Mungkin kalian berpikir deket taman kecil akan ada pohon yang bisa sedikit menutupi teriknya sinar matahari, well big mistake!
Para mentor ini udah cukup cerdas memilih tempat dimana kita sama sekali ga bisa berteduh dari panas.
Gak beberapa kemudian setelah dikira barisan cukup rapi, para tentara itu keluarlah dari tempat persemediannya. Mereka mengambil alih pasukan dan menyuruh kita semua duduk diatas aspal yang panas.

Oh iya, gue lupa menuliskan tata cara duduk pas OMB daritadi. Okay, i'll tell you now. Maybe it's kinda hard for you to understand it through words but it's the only choice we have.
Jadi sebelum duduk itu aDda aba-abanya, seperti apa itu aba-abanya? Begini,
Pemimpin pasukan memberi aba-aba dengan berteriak
"PERSIAPAN DUDUK" sedetik setelah dia menyorakkan dua kata tersebut secara kompak pasukan harus menyilangkan kaki kanannya kedepan.
"MULAI" setelah kata ini terlontar dari mulut sang pemimpin barisan, pasukan harus bertepuk tangan dua kali tepukan lalu menepuk bagian dadanya. Setelah itu kedua tangan dikepal dan diletakan didepan sejajar dengan bahu seraya mengucapkan "TEL-U" secara serentak.
Baru kita perlahan menjatuhkan bokong ke bumi dan duduk sila dengan posisi tegak sempurna.

Bisa kebayang ga? Nyambung kan sama apa yang gue tulis?
Nyambung aja lah ya. Pokoknya nyambung.

Kami semua para peserta OMB 2014 batch Proklamasi pun duduk diatas aspal yang membakar bokong kita. Dan kalian tau gue harus duduk seperti itu untuk berapa lama? Yah, satu jam mungkin ada.
Bahkan mungkin ada yang ketika disuruh bangun bokongnya udah mirip iga panggang. Okay.
Selama kurang lebih satu jam itu kami semua duduk dan menyaksikan 17 (kalo gak salah) gerakan PBB yang diperagakan oleh TNI. Gerakannya apa aja?

Don't ask.
I forget those moves already so there is no point of asking. From the very beginning, i know when i write this post i won't tell you about the moves anyway.

Menyaksikan dan mempraktikan gerakan PBB itu memakan waktu satu hari. Namun kita mendapat isoma (istirahat sholat makan) di jam 12. Mendengar kata makan... ya, tata cara makannya sama seperti sarapan tadi pagi, hanya tempatnya yang beda. Kali ini kita di dalam TUCH dan terhindar sejenak dari panas teriknya matahari.
Yang paling gue seneng dari abang kakak mentor gue yang super duper baik, sekitar jam 4 atau 5 sore, yang lain masih sibuk mempraktikan gerakan PBB, pleton gue malah asyik duduk di bawah tiang bendera sambil berkenalan dan berdiskusi mengenai yel-yel pleton.
Yay! You're da best!

Menjelang maghrib dan akhir dari ospek hari pertama, seluruh peserta OMB dikumpulkan di TUCH. Ya biasa lah untuk mendengar sepatah dua patah kata dari bapak "Tel-U" dan satu perwakilan dari TNI. Setelah itu kami semua diserahkan lagi kepada abang kakak mentor OMB. Dan kalian tahu apa yang terjadi setelah bapak "Tel-U" dan TNI meninggalkan TUCH... the shouting and yelling began again.
Yang paling mengagetkan buat gue sih saat satu ruangan itu disuruh tiarap. They don't care if you're a girl or a boy, kalian harus tiarap bersampingan.

After the shouting and yelling they thought were enough, we were allowed to go home.
Akhirnya gue balik ke asrama dan bertemu si pujaan hati... kasur.

Hari kedua OMB.
Rutinitasnya masih sama, bangun jam setengah 4-keluar asrama jam 4-ke masjid-dengerin ceramah-sarapan (yang sistemnya pun masih sama, five minutes eat it or get yelled. LOL)-PBB lagi...
Kali ini agak beda PBB nya karena kita gak sampe sore dijemur melainkan cuma sampe jam 12 siang (terima kasih tuhan, oh yes!) karena setelah isoma, jadwal kita selanjutnya menghadiri sambutan dari rektor Telkom University dan tokoh tokoh besar lainnya.

Semua ada plus minusnya, namanya juga ospek. Duduk dengerin orang nomor satu di kampus ini memang lebih baik daripada dijemur dan diteriakin seharian. Duduk.... mendengarkan.... selama kurang lebih 4 jam penuh. Dan tetap, ini masih lebih baik dari hari kemarin.
I already what the rektor said on that day. Gimana mau inget, orang gue kerjaannya mengatur posisi duduk senyaman mungkin dan ganjel mata dengan linggis biar gak ngantuk. Udah diganjel aja gue masih ketiduran dua kali. Haha.
Nah, jadi daripada lama-lama mending gue kasih liat langsung suasana OMB hari kedua melalu foto foto berikut ini.

 s

a

Nah, gambar diatas adalah bapak rektor Telkom University Prof. Ir. Mohamad Ashari M. Eng. yang sedang memberi 'sedikit' sambutan. Yang dimaksud sedikit adalah... sejam nonstop.

g

Hadir juga seorang tokoh pembangunan daerah Sulawesi (kalo gak salah) nan jauh disana yang memberi motivasi kepada kita semua agar kelak setelah lulus dari Tel-U, kita bisa menjadi berguna untuk negara ini.


tsy

Aaaaanndd, it's lunch time! (yay)
Keliatannya nikmat bukan? Makan nasi kotak, pake ayam goreng, sayur, dan tambahan buah pisang. Iya nikmat sekali keliatannya... tapi coba lihat kenyataan di gambar selanjutnya.

gaz zb

Tadaaa!
Ingat ya, sistem makan kita masih sama. 5 minutes to eat plus get yelled by those seniors.
"TANGAN DIATAS SEMUA! JANGAN ADA YANG MASIH MAKAN!"
Iya kakak....

Selesai makan siang, bagi yang muslim dipersilakan untuk melaksanakan sholat dzuhur terlebih dahulu. Masih dalam buru-buru kakak mentor sih, tapi gak terlalu parah karena ini berhubungan dengan ibadah.
Abis sholat kita semua disuruh balik lagi ke barisan masing-masing pleton dan talk show membosankan pun dimulai lagi. Kali ini adalah sesi 'Sharing with Senior'
Yaa, dari judulnya aja kebayang kan acaranya kaya gimana jadi gak perlu gue jelasin lagi. Hehe.


gw

Tidak terasa hari pun sudah sore!! OMB hari kedua ini pun akan segera berakhir! Yay!
Sebelum para petinggi kampus menutup OMB hari kedua ini dan menyerahkan kita semua kembali kepada kakak mentor, kita semua berbaris sesuai jurusan dan bukan pleton lagi.
But you guys know whaaaaaaat
Sebelum kita berbaris rapi seperti yang terlihat diatas, kita diteriakin, dimarah-marahin, dibentak, disuruh tiarap dan lain-lain lah ya.
Dan para petinggi kampus ini intinya menyemangati maba dan miba karena masih ada satu hari lagi, ospek jurusan besok. Sekaligus... istilahnya kampus menyerahkan kita kepada fakultas.
And blablabla, barisan pun dibubarkan.

Eittts, jangan kira dengan barisan dibubarkan gue bisa langsung bertemu dengan pujaan hati gue(kasur), tidak pemirsa. Diluar gedung ini masih ada kumpul pleton ternyata. Kumpul buat ngomongin kalo besok gue harus bawa surat yang menunjukkan rasa suka/terima kasih kita terhadap salah satu kakak mentor di pleton dan cokelat atau bunga. Jadi besok kita harus bawa dua benda, surat dan cokelat atau surat dan bunga.

Ya, hidup itu indah bukan?

Jadi, setelah gue balik ke asrama gue pun harus keluar lagi untuk mencari that damn chocolate!
Kaki rasanya mau lepas, punggung udah pecah-pecah, muka udah lumutan tapi gue harus tetep beli itu cokelat. Huft. And blablabla, i got the chocolate, took a bath, wrote the letter and then fell asleep.

Hari berganti, ospek hari ketiga atau terakhir pun datang. Dan kalian tahu gue dan temen sekamar gue bangun jam berapa? Jam 03.47
Gue-lompat-dari-tempat-tidur.
TELAT BRO, TELAT!
Untungnya ada temen satu gedung yang ngetok ke kamar kita, kalo ga diketok mungkin gue dan kedua temen gue udah jadi perkedel atau tempe orek karena diomelin kakak mentor.
Dengan terburu-buru dan saling berlarian di dalam kamar untuk bergegas, pukul 4 tepat kita pun berhasil meninggalkan asrama dan tiba di mesjid tepat waktu.

Rutinitas biasa.
Sholat subuh-ceramah-sarapan pagi yang menyeramkan.
Gak terlalu menyeramkan sih, karena ini terakhir kalinya kita makan dalam tekanan jadi tekanan itu agak dikurangi. Kakak mentornya ga terlalu sering berteriak, tapi sistem 5 menit nya itu masih berlaku.
Setelah sarapan selesai, kita semua kembali disuruh baris sesuai dengan jurusan kemudian bergegas menuju fakultas. Oh iya sebelum cabs ke fakultas, kita semua halal bihalal sama kakak mentor. Mereka yang jumlahnya... entahlah, 40? 50? orang berjejer. Pokoknya kaya halal bihalal gitulah, ngerti kan?
Nah selagi halal bihalal itu adalah waktu disaat kita ngasihin cokelat dan surat. Gue sempet bingung mau ngasih surat ke kakak mentor yang mana, soalnya mereka baik-baik semua.
Tapi akhirnya gue kasih surat dan cokelat itu ke kakak yang inisialnya "D"
Setelah selesai halal bihalal antara kakak mentor senior dan 2000 maba/miba Tel-U, kita pun dijemput oleh kakak BEM fakultas masing-masing. Dan gue termasuk kedalam barisan fakultas Komunikasi dan Bisnis.
(Bye bye abang kakak mentor pleton, see you in another time!)

Now, let these pictures speak to you.




Dan gambar diatas menjelaskan bahwa begitulah cara para kakak senior Ilmu Komunikasi menjemput maba/miba dari GSG menuju gedung fakultas Komunikasi dan Bisnis. 



Harap dimaklum, namanya juga mahasiswa Ilmu Komunikasi, kita suka sekali berfoto ria. Maba maupun senior memiliki hasrat yang sama ketika lensa kamera mengarah pada kami. 




Nah setelah seluruh maba/miba tiba di gedung FKB, kita dibagi secara random ke beberapa barisan, gue lupa berapa tepatnya tapi satu barisan itu berjumlah 30 orang. Dan setelah dibagi, satu kakak senior pun menjadi leader untuk satu barisan itu dan dia menuntun kita menuju ruang kelas.



  

Gambar diatas menunjukkan suasana di dalam kelas. Gambar pertama itu ketika kita diminta untuk membuat yel-yel, gambar kedua menggambarkan suasana ketika sedang ada salah satu dosen yang berbicara di depan, dan gambar ketiga adalah ketika kita diberi tugas diskusi oleh dosen.



Dari tadi ngomongin dosen mulu, nah sekarang gue kasih liat deh wajah-wajah dosen Ilmu Komunikasi Universitas Telkom. Sebenernya ini hanya sebagian dosen yang ikut berfoto, masih banyak dosen yang lain di jurusan ini. Cuma entah mereka kemana, mumgkin sedang memenuhi panggilan alam di toilet. (skip)

Tadi gue sempet nyinggung tentang yel-yel kan? Nah yel-yel itu kita gunakan disini. Setelah selesai sekian acara di kelas, kita semua kumpul di aula FKB dan yel-yel itu untuk menunjukkan kreatifitas, kekompakan dan kemeriahan dari kelas itu. Selama di aula acaranya masih sama sih kayak waktu di TUCH, seminar sampe bosen. Mulai dari seminar singkat berbagai club di IKOM, sambutan dosen, sampai seminar dari senior alumni Ilmu Komunikasi yang bikin ngantuk parah. Tapi, setidaknya kita gak berada dibawah teriakan abang kakak mentor, hehe. 



Nah, mereka ini adalah kakak-kakak BEM fakultas yang dari pagi tadi udah jemput kita, bimbing kita di kelas, sama menyuruh kita bikin yel-yel. Dan gue bilangin ke kalian semua, mereka seru banget! Parah serunya, dan merek juga baik banget! They are so damn great!



Oh iya, gue tadi udah bilang kan kalo anak IKOM itu gemar sekali berfoto ria? Nah ini buktinya, kelas osjur gue (Kurt Zadek Lewin) foto-foto dan gambar diatas merupakan hasilnya.


Anggaplah kita telah sampai diujung acara. Matahari mulai terbenam pertanda hari sudah malam. Kita kembali dikumpulkan di lahan parkir FKB sore itu.


Kakak-kakak BEM sudah berbaris rapi di depan kita.



 

Dan lagi, kita sebagai maba harus menghampiri mereka dan bersalaman. Kali ini sama sekali bukan untuk maaf-maafan, tapi ini murni untuk memperat keakraban dan sebagai tanda bahwa kita sudah menjadi bagian dari Ilmu Komunikasi Telkom University. 

Dan hari itu, Rabu 13 Agustus 2014 berakhir lah masa orientasi mahasiswa baru 2014 Telkom University batch Proklamasi. Saya, penulis blog ini pun menata langkah menuju asrama dengan seulas senyum bahagia di bibirnya. Selagi berjalan selagi terbesit bahwa malam itu saya bisa tidur sampai malam lagi. 

AAAAANDDD IT'S ALL FINISH!
Right now i am officially a college student, or well i have been since a month ago.
Dan maaf banget karena gue baru bisa post ini sekarang, yah kalian tahu kan tugas kita numpuk bro. Dan ini juga mungkin udah basi banget, tapi i made a promise on my previous post, to post about orientation.. so here it is!

Thank you for reading, people! 
Remember to always go for your dream, never quit! The big journey of success is ahead of you.

Much love,
R.A
a
s
d
f
g
tsy
gaz zb
c Af
gw
credit : (purel/az/izal)


 0  4 Google +0  0  0
Artikel Selanjutnya: Fakultas sambut Mahasiswa Baru di Welcome Party Fakultas
Artikel Sebelumnya: Website Tel-U Masuk 20 Website Kampus Terbaik di Indonesia
- See more at: http://www.telkomuniversity.ac.id/article/mahasiswa-baru-2014-antusias-ikuti-omb-hari-ke-2#sthash.JIHg1Lbu.dpuf
a
s
d
f
g
tsy
gaz zb
c Af
gw
credit : (purel/az/izal)


 0  4 Google +0  0  0
Artikel Selanjutnya: Fakultas sambut Mahasiswa Baru di Welcome Party Fakultas
Artikel Sebelumnya: Website Tel-U Masuk 20 Website Kampus Terbaik di Indonesia
- See more at: http://www.telkomuniversity.ac.id/article/mahasiswa-baru-2014-antusias-ikuti-omb-hari-ke-2#sthash.JIHg1Lbu.dpuf

2 comments:

Anonymous said...

hahaha seru kayaknya..

Unknown said...

Terima kasih sudah berbagi pengalaman *thumbs up*
Email : benazir.imam.a.m@ittelkom-sby.ac.id

https://www.ittelkom-sby.ac.id/

Post a Comment

 

Blog Template by BloggerCandy.com