Wednesday, July 3, 2013

Currently Waiting For Something

Helloooooo my readers! (is it cool if i call you that?)
How's everybody doing on holiday? How's your final report? How's your pocket situation? Is it full of money or ran out of it?

Haha.
I'm just trying to improve my comedian-side here...if that works (well, i figure out it doesn't)
So about a week ago, i posted some photographs from my study tour and i guess i still need to tell you guys that it was one of my beautiful memory to me.
And now, i thought about this today so i guess i have to write it down.
Yap, here we go!

Oke, jadi sekitar 2 bulan lalu gue mengikuti lomba TYAR (Teen Young Adult Romance) Novel dari penerbit ternama Bukune.


Gue discovered lomba itu akhir Februari sedangkan deadline pengumpulan naskah novel 30 April 2013, jadi ada waktu sekitar satu bulan buat gue menulis sebuah novel.
Persyaratan lomba ini gak terlalu sulit. Naskah harus berunsur percintaan, tokoh berusia antara 17-25 tahun, latar boleh dunia sekolah, kuliah atau perkantoran. Berkisar antara 75 sampai 150 lembar dengan format font Times New Roman pt 12, spasi satu, margin standar, kertas print A4. (masih inget aja ya gue)
Saat pengiriman jangan lupa sertakan formulir lomba yang diisi segala macem tetek bengek dan gue tanda tangani diatas materai 6000 (itu pertama kalinya gue tanda tangan diatas materai, udah kaya jual beli rumah ye) gak lupa sinopsis cerita novel, oh naskah dijilid rapi.

Inget banget, gue menyelesaikan satu novel sekitar jam segini, berjumlah 102 lembar. Malam itu juga tanggal 25 Maret 2013 gue mengirimkan soft copy novel gue kepada seorang teman sebelum diprint out untuk dia baca dan revisi, dan akhirnya gue kirim naskah itu keesokkan harinya.
Dengan penuh harapan dan doa yang gak putus, "Bismillahirohmanirahim, semoga juara." kalimat yang gue ucapkan sesaat setelah memberikan amplop naskah kepada petugas Tiki. Gue sadar, dari tadi dia udah nganggep gue sedikit gak waras tapi....ah sudahlah.

Anyway, kalian mau tau cerita dari naskah novel yang gue ikutsertakan lomba dengan penuh kepedean akut itu? Ya, gue kasih tau sinopsisnya aja ya!

Jadi gini....

Eiits, ntar aja deh cerita gue belom kelar hehe.

Tenang. Selesai perjuangan gue selama sebulan yang begadang, tidur larut malam (ga ada bedanya ya?), cabut koneksi wifi biar fokus nulis, nolak diajak pergi demi menyelesaikan naskah itu.
Tapiiiiiiii, ternyata perang belum berakhir.
Kalo gak salah, akhir bulan April pihak Bukune mengumumkan perpanjangan deadline pengumpulan naskah lomba novel tersebut. Diundur sampe berapa lama....satu bulan. Dari 30 April menjadi 31 Mei 2013.
Yes, a month.

Setelah mendengar kabar itu otak gue langsung berpikir, "I can not waste this." jadi saat itu juga gue mengudeg-udeg ide di kepala gue dan alhamdulillah, masih ada sisa sisa kepingan ide itu.
Dalam waktu kurang dari satu bulan, gue menyelesaikan naskah novel yang kedua yang berjumlah hanya 80 lembar.
What can you expect from a hurry hard work?
Segitu selesainya, gue pun bersyukur.
Persingkat, naskah kedua gue kirim dengan bersusah payah menembus hujan, badai halilintar Syahrini karena saat itu bertepatan dengan turunnya hujan.

Dan officially, selesai sudah project gue dalam ikut lomba itu. Kali ini benar-benar tenang karena gak ngerasa diburu-buru oleh waktu.
Tapi siapa bilang? Walaupun gak diburu-buru tetep aja hati gue dagdigdug dan yang pasti penasaran bukan main. Pengumuman dipilihnya 3 naskah terbaik yang mendapat hadiah masih akhir bulan ini, 31 Juli 2013.

Udah gak tenang karena nungguin ini terlalu lama, makin gak tenang karena gue pesimis dengan dua naskah yang gue kirim itu. Kalo lagi kaya gini, rasanya gue mau ngadu ke Doraemon dan ngerayu dia biar minjemin mesin waktunya.
So if you ask what i'm waiting for, well this. The announcement of the winner.
End of July pleaseeeeee come faster!!

In the end, all i ask from you guys is to support and pray for me to win this competition. I don't really care about the prize, i just wanna show the world that i can create something to remember.

Oh ya, sinopsis cerita ya... hmm.
Naskah yang pertama, berlatar kehidupan SMA berakhir tagis.
Novel yang kedua, berlatar sama, gaya tulisan berbeda, berakhir indah.


Love,
RA.

0 comments:

Post a Comment

 

Blog Template by BloggerCandy.com